Tur Reuni Oasis Live ’25 Jadi Momen Rekatnya Hubungan Liam dan Noel Gallagher

Hubungan persaudaraan Liam Gallagher dan Noel Gallagher menunjukkan perubahan signifikan sepanjang tur reuni Oasis Live ’25.

Hal itu diungkapkan gitaris Oasis, Gem Archer, yang menyebut kebersamaan dua bersaudara tersebut sebagai salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian tur stadion berskala besar yang digelar tahun ini.

Gem Archer, yang kembali bergabung bersama Oasis untuk tur tersebut, mengatakan suasana antara Liam dan Noel jauh berbeda dibandingkan masa-masa terakhir band itu sebelum bubar pada 2009.

Menurutnya, interaksi keduanya selama tur memperlihatkan kedekatan yang terasa nyata, baik di balik panggung maupun menjelang penampilan di hadapan puluhan ribu penonton.

“Mereka langsung saling membuat tertawa saat kami berjalan naik ke panggung. Rasanya seperti mereka terus berada di telinga dan di hadapan satu sama lain,” ujar Gem Archer dikutip Mashable Indonesia dari Guitar World.

“Tapi ketika tirai terbuka, semuanya berubah; itu menjadi pertunjukan. Namun mereka bersaudara dan itu terasa nyata,” lanjutnya menjelaskan.

Pernyataan itu menjadi kontras dengan peristiwa yang terjadi pada Agustus 2009 di Paris, saat Oasis pecah setelah pertengkaran di belakang panggung antara Liam dan Noel menjelang penampilan utama mereka di festival Rock en Seine.

Kala itu, konflik berakhir dengan aksi Liam yang mengayunkan gitar ke arah Noel, sebuah insiden yang kemudian menjadi penanda runtuhnya salah satu band rock paling berpengaruh dari Inggris.

Gem Archer sendiri berada di dalam formasi Oasis pada malam tersebut. Ia bersama bassist Andy Bell bergabung dengan band sejak 1999, menjelang tur Standing on the Shoulder of Giants.

Keduanya kembali mendapat panggilan untuk ikut serta dalam tur reuni Oasis Live ’25, yang mencakup 41 pertunjukan di berbagai negara dan stadion besar di dunia.

Menurut Gem, dinamika antara Liam dan Noel berkembang seiring berjalannya tur. Ia menilai, waktu yang dihabiskan bersama dari kota ke kota membuat hubungan keduanya semakin dekat. Kedekatan itu juga terasa sejak sesi latihan awal, ketika seluruh personel berkumpul untuk pertama kalinya setelah 16 tahun berpisah.

“Aku belum melihat mereka bersama sampai hari pertama kami semua latihan. Hanya dengan menoleh dan melihat mereka berdiri sekitar satu setengah meter terpisah; rasanya benar-benar seperti kami tidak pernah bubar,” kata Gem.

Ia menambahkan bahwa suasana latihan berjalan profesional tanpa drama berlebihan. “Tentu saja aku memegang gitar, kami punya banyak hal yang harus dikerjakan. Bukan suasana penuh kasih sayang atau obrolan ringan. Ini pekerjaan serius yang sedang kami jalani.”

Tur reuni Oasis Live ’25 disebut Gem sebagai pengalaman yang melampaui ekspektasi seluruh anggota band. Ia mengakui, reaksi penonton di setiap kota menjadi faktor utama yang membuat reuni ini terasa istimewa. Menurutnya, ikatan emosional antara band dan penggemar terasa konsisten di setiap pertunjukan.

“Tak satu pun dari kami menyangka akan mendapat reaksi seperti ini. Rasanya belum pernah terjadi sebelumnya bahwa perasaan antara kami dan penonton sama di setiap kota. Setiap konser adalah perayaan penuh sukacita,” ujarnya.

Salah satu momen yang paling membekas terjadi saat lagu “Don’t Look Back in Anger” akan dimainkan. Gem mengingat ucapan Noel kepada penonton yang menggambarkan kebersamaan tersebut.

“Di satu konser, tepat sebelum Don’t Look Back in Anger, Noel berkata kepada penonton, ‘Sekarang kalian akan merasakan seperti apa rasanya berada di dalam band.’ Dan memang begitu—80 ribu orang menjadi bagian dari band pada momen itu,” kata Gem.

Ia mengungkapkan bahwa dampak emosional dari momen tersebut baru benar-benar terasa setelah beberapa pertunjukan berikutnya.

Meski tur reuni berjalan sukses, Gem Archer mengaku belum mengetahui arah Oasis ke depan. Ia menyebut dirinya masih perlu waktu untuk mencerna apa yang baru saja terjadi setelah rangkaian konser panjang di berbagai belahan dunia.

“Aku masih benar-benar bingung. Saatnya menenangkan diri,” ucapnya. “Ini bukan sesuatu yang bisa langsung dinyalakan atau dimatikan. Kami semua sepakat bahwa kami baru akan tahu arti semua ini tahun depan. Semuanya benar-benar terasa seperti pusaran cepat.”

Gem menegaskan dirinya terbuka jika Oasis memutuskan untuk melanjutkan aktivitas bersama di masa depan. Namun untuk saat ini, ia memilih menikmati jeda setelah tur yang intens.

“Aku terbuka untuk lanjut lagi. Tapi baru beberapa minggu sejak kami manggung di Brasil. Barang-barang dari tur masih berserakan. Rasanya masih seperti, ‘Apa yang baru saja terjadi?’” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • slot modal kecil jp besar
  • daftar akun slot resmi
  • Situs Slot Online
  • sugar rush 1000x
  • Slot Deposit QRIS
  • Campuran Slot Populer
  • Slot Game Sugar Rush
  • Gates of Olympus
  • Mahjong Ways
  • slot gacor hari ini
  • jp sugar rush
  • bocoran pola hari ini
  • link bandar toto
  • olx707 link resmi
  • link slot hari ini
  • link situs bandar gacor
  • olx707 link resmi 2026
  • olx707 login daftar 2026
  • slot hari ini
  • link bandar slot
  • olx707 link resmi kami
  • daftar slot gacor
  • link Slot Mudah Maxwin