Taylor Swift menunjukkan bentuk penghormatan pribadi kepada ayahnya dengan menyalurkan donasi bernilai besar untuk kegiatan kemanusiaan dan kesehatan.
Penyanyi pop ternama dunia itu menyumbangkan dana sebesar 1 juta dolar AS atau setara sekitar Rp15,7 miliar kepada American Heart Association, organisasi nirlaba yang fokus pada pencegahan dan penanganan penyakit jantung.
Donasi tersebut diumumkan secara resmi oleh pihak organisasi pada Selasa waktu setempat dan dikaitkan langsung dengan kondisi kesehatan sang ayah, Scott Swift.
Awal tahun ini, Scott Swift menjalani operasi bypass jantung lima pembuluh darah setelah tim medis menemukan adanya lima penyumbatan serius pada jantungnya.
Operasi tersebut tergolong besar dan berisiko tinggi, namun Taylor Swift kemudian menyampaikan bahwa ayahnya, yang kini berusia 73 tahun, menunjukkan perkembangan pemulihan yang sangat baik. Kondisi tersebut menjadi latar belakang keputusan Taylor memberikan dukungan nyata bagi upaya peningkatan kesadaran kesehatan jantung.
CEO American Heart Association, Nancy Brown, menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar yang diberikan Taylor Swift. Ia menegaskan bahwa donasi tersebut tidak hanya bernilai secara finansial, tetapi juga berdampak luas terhadap kesadaran publik.
“Generositas luar biasa Taylor Swift akan menciptakan perubahan yang bertahan lama jauh melampaui nilai finansialnya,” ujar Nancy Brown dikutip Mashable Indonesia dari Music News.
“Komitmennya dalam mendukung sang ayah akan membuat banyak orang lain lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan jantung mereka sendiri, memperkuat upaya pencegahan, serta memperbaiki faktor risiko yang dapat dikendalikan, yang pada akhirnya membantu lebih banyak orang hidup lebih lama dan lebih sehat,” lanjutnya.
American Heart Association menjelaskan bahwa dana dari Taylor Swift akan digunakan untuk berbagai program strategis. Program tersebut mencakup pendanaan riset medis, edukasi publik mengenai penyakit jantung, pelatihan CPR bagi masyarakat luas, serta pengembangan pedoman medis terbaru yang dapat menjadi acuan tenaga kesehatan.
Organisasi tersebut menilai dukungan dari figur publik seperti Taylor Swift memiliki pengaruh besar dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Nancy Brown juga mengaitkan identitas Taylor Swift dengan simbol kepedulian yang selama ini dikenal luas oleh para penggemarnya.
“Taylor telah lama diasosiasikan dengan simbol tangan berbentuk hati. Di American Heart Association, kami dengan bangga menggunakan gestur yang sama untuk menghormati semua orang yang terdampak—ibu, ayah, saudara perempuan, saudara laki-laki, pasangan, dan begitu banyak lainnya.”
“Harapan saya, bersama-sama kita dapat mengangkat tangan berbentuk hati dan mendorong perubahan nyata melawan penyakit ini, demi membentuk masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” katanya.
Hingga berita ini disampaikan, Taylor Swift belum memberikan pernyataan resmi secara langsung terkait donasi tersebut.
Meski demikian, langkah yang diambilnya langsung menuai respons positif dari berbagai kalangan, terutama komunitas kesehatan dan penggemar yang melihat aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian personal yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
Pada hari yang sama, terungkap pula bahwa Taylor Swift menyalurkan donasi besar lainnya senilai 1 juta dolar AS atau sekitar Rp15,7 miliar kepada Feeding America, jaringan organisasi bank makanan nirlaba terbesar di Amerika Serikat.
Informasi ini dikonfirmasi oleh CEO Feeding America, Claire Babineaux-Fontenot, melalui pernyataan tertulis yang diunggah di media sosial.
“Kami sangat berterima kasih atas sumbangan 1 juta dolar AS dari Taylor Swift untuk Feeding America,” tulis Claire Babineaux-Fontenot.
“Pada musim liburan ini, dukungannya yang berkelanjutan menjadi pengingat kuat tentang apa yang mungkin terjadi ketika kita bersatu untuk mengakhiri kelaparan. Ketika kita bergandengan tangan bersama mereka yang menghadapi kelaparan, kita dapat memastikan keluarga-keluarga memiliki meja makan yang terisi penuh pada musim liburan ini dan seterusnya.”
Dengan dua donasi besar tersebut, total dana yang disalurkan Taylor Swift dalam waktu hampir bersamaan mencapai sekitar Rp31 miliar. Aksi ini mempertegas posisinya tidak hanya sebagai ikon industri musik global, tetapi juga sebagai figur publik yang aktif berkontribusi pada isu-isu kemanusiaan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Langkah Taylor Swift ini dinilai mampu menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kesehatan jantung serta persoalan kelaparan, terutama di tengah momentum akhir tahun yang identik dengan solidaritas dan empati.