
KAWASAN Senen, Jakarta Pusat, kini memiliki destinasi kuliner baru bagi pencinta masakan Nusantara. Sambal Bakar Indonesia (Sambak) resmi membuka gerai ke-30 yang berlokasi tepat di depan Mall Atrium Senen, membuat gerai ini mudah diakses dari berbagai arah. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu titik dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang tinggi, mulai dari pegawai kantoran hingga keluarga yang beraktivitas di pusat kota.
Director of Marketing & Branding Sambal Bakar Indonesia, Renaldo Akhira Ruslan, menjelaskan bahwa pemilihan Senen bukan tanpa alasan. Kawasan ini dinilai strategis dan sesuai dengan karakter Sambak yang ingin hadir dekat dengan keseharian masyarakat.
“Kawasan di depan Mall Atrium dipilih karena memiliki akses yang sangat strategis, mudah dijangkau dari berbagai arah, serta dikelilingi oleh perkantoran, area komersial, dan aktivitas masyarakat yang tinggi,” ujarnya.
Dari sisi konsep, gerai Sambal Bakar Indonesia Senen hadir dengan skala yang lebih besar dibandingkan sebagian gerai sebelumnya. Bangunan dua lantai seluas kurang lebih 3.000 meter persegi ini dilengkapi dengan ruangan VIP, memberikan pengalaman bersantap yang lebih nyaman dan fleksibel bagi berbagai kebutuhan.
“Dengan dua lantai dan ruangan VIP, kami ingin gerai ini bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan, mulai dari makan bersama keluarga, agenda kantor, hingga acara privat,” kata Renaldo. Konsep ini menjadikan Sambak Senen tidak hanya sebagai tempat makan cepat, tetapi juga ruang berkumpul yang lebih representatif.
Secara menu, Sambal Bakar Indonesia tetap mempertahankan kekuatan utamanya: hidangan khas Indonesia dengan sambal bakar sebagai bintang utama. Cita rasa pedas yang khas dipadukan dengan bahan berkualitas dan penyajian yang konsisten, menjadikan Sambak sebagai pilihan kuliner yang cocok dinikmati sehari-hari.
Khusus di Senen, Sambak menyasar segmen pegawai kantoran sebagai target utama, tanpa mengesampingkan keluarga dan komunitas sekitar. Lokasinya yang berada di pusat aktivitas bisnis diharapkan dapat menjadi pilihan untuk makan siang, pertemuan santai, hingga santap bersama setelah jam kerja.
Di tengah ketatnya persaingan industri kuliner, Sambal Bakar Indonesia menegaskan bahwa konsistensi rasa dan kualitas menjadi kunci pertumbuhan mereka.
“Kami terus melakukan inovasi menu, menjaga standar operasional yang ketat, serta memperkuat pengalaman makan pelanggan. Pemilihan lokasi yang tepat juga menjadi fokus utama kami,” ujar Renaldo.
Menanggapi maraknya bisnis sambal bakar dengan harga yang lebih terjangkau, Sambak menilai kekuatan brand tidak hanya terletak pada harga. “Kami tidak hanya menjual harga, tetapi juga cita rasa khas, kualitas bahan, dan kepercayaan pelanggan terhadap brand,” tambahnya.
Pembukaan gerai ke-30 ini menjadi tonggak penting perjalanan Sambal Bakar Indonesia. Masuknya Sambak ke Jakarta Pusat menjadi pijakan awal untuk ekspansi berikutnya dengan konsep gerai yang semakin matang dan beragam.
Sepanjang 2026, Sambal Bakar Indonesia menargetkan pembukaan puluhan gerai baru di berbagai wilayah strategis, baik di Jabodetabek maupun kota-kota potensial lainnya. Selain memperluas jangkauan kuliner Nusantara, setiap gerai baru juga diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan memberi kontribusi positif bagi ekonomi lokal.
Dengan konsep ruang yang lebih luas, lokasi strategis, serta konsistensi cita rasa, Sambal Bakar Indonesia Senen siap menjadi pilihan baru bagi pencinta kuliner pedas yang ingin menikmati masakan Indonesia dalam suasana yang lebih nyaman. (E-1)
[ad_2]